Penjaga Rumah Cewe Saya

Hai aku Oni di Cimahi, aku mau berbagi cerita neh.

Ceritanya gini. Aku orang Jawa mencoba keberuntungan hidup di Bandung dengan berjualan es kelapa muda di pinggir jalan. Dan aku pun dekat dengan cewe yang tinggal di seberang jalan tempat aku jualan. Karena aku berjualan dari pagi sampai malam jadi aku cuman bisa maen ke rumah dia sekitar jam 8 malam. 

Karena terlalu larut bercerita panjang lebar, aku pun disuruh tidur di kamar belakang rumah dia. Kamar belakang rumah cewe ku tempat nya sangat gelap sekali, mirip seperti gudang yang tidak terpakai, dan di depan kamar itu terdapat pohon2 yang lumayan besar.

Karena sudah mengantuk, aku pun mencoba tidur. Tetapi, aku terbangun kira2 jam 3 malem karena di luar kamar terdengar suara gaduh memukul2 jendela dan pintu kamar. Aku juga mendengar suara nenek2 yang mengatakan aku harus keluar dari kamar itu dengan perkataan memakai bahasa Sunda seperti ini :

"Jang ulah sare didinya eta nu nungguan na ngarasa ka ganggu ku ujang sok gera kaluar ti kamar sok balik tapi omat ulah nempo ka kenca jeng katuhu". Kalau yang ga ngerti bahasa Sunda aku translate aja yah ke bahasa Indonesia, hehe: "Mas jangan tidur disitu, itu tempat ada penunggunya dan merasa terganggu karena kehadiran mas. Silahkan sekarang keluar kamar dan terus pulang jangan melirik ke kiri kanan".

Tanpa pikir panjang aku pun mencoba memberanikan diri keluar tetapi aku penasaran dengan perkataan nenek2 itu waktu itu. Dengan penasaran aku mencoba memberanikan diri buat melirik. Betapa kaget nya aku!! Apa yang aku lihat waktu itu???

Aku melihat lelaki bertubuh besar berbulu dengan mata merah menyala menatapku marah, dan di atas kepalanya terdapat sebuah benda yang menyerupai sebuah mahkota. Bukan hanya itu, di tangan kanannya seperti memegang sebuah benda tumpul seperti balok kayu.

Sontak aku mencoba berlari keluar, tetapi kaki ini tidak bisa digerakkan. Aku mencoba membaca ayat2 yang aku ingat. Tak lama, aku pun melihat sesosok nenek2 dan seorang laki2 berbaju putih berdiri di belakang aku dan berkata kepada ku "Jangan takut pada apa yang kamu lihat sekarang, berpasrah lah pada Allah swt". Seketika itu aku pun menutup mata dan berpasrah diri dengan tubuh yang sangat lemas sekali. Aku pun tidak sadarkan diri dan diketemukan oleh pembantu cewe ku pada jam 5 pagi.

Aku pun menceritakan semua kejadian yang ku alami malam itu kepada keluarga cewe ku. Ternyata sosok nenek2 dan laki2 itu adalah penjaga rumah cewe aku. Dan konon katanya makhluk tinggi besar dan berbulu itu adalah kiriman dari keluarga nya sendiri yang konon karena masalah harta .

Sekian cerita misteri yang aku alami. Mungkin menurut kalian ceritanya agak sedikit di buat2 tapi itu kejadian yang sesungguhnya. Terima kasih karena sudah membaca cerita ku dan aku tunggu komentar yang baik dan membangun supaya aku bisa bercerita kejadian2 yang lain.

No comments:

Post a Comment

Kebijakan berkomentar akan dihapus, jika tidak sesuai dengan aturan dibawah ini, Demi kenyamanan kita bersama :

» Menggunakan bahasa yang tidak sopan (Sara, Pornografi, Menyinggung)
» Duplikat komentar
» Komentar menautkan link secara langsung
» Komentar tidak berkaitan dengan artikel
» Judul Komentar Berupa Promosi

Bila Anda punya nama atau blog gunakan komentar sebagai "Name/ URL".

Sebelumnya vito minta maaf yg sebesar"nya jika komentar anda belum sempat dibales. ^^

Followers

Lagi Naik Daun